Banyaknya orang yang tidak paham akan tentang JATI DIRI membuat saya ingin memberikan sedikit tentang apa sih itu JATI DIRI yang sesungguhnya.
JATI DIRI itu bukan tentang kita akan menjadi apa kelak setelah selesai kuliah atau berapa saudara kita, siapa orang tua kita atau semua hal yang berhubungan tentang kehidupan saat ini.
Sebab ini ada kaitannya dengan semua amal ibadah kita di dunia.
Mengapa bisa seperti itu karena ini ada kaitannya dengan saat kita akan menghadap Allah SWT.
Buat manusia yang lebih senang memikirkan kehidupan di dunia sudah tentu tidak akan percaya bahkan masa bodoh dengan penjelasan saya apa itu JATI DIRI yang sesungguhnya.
Saya sadar bahwa saya juga sebagai manusia jauh dari kesempurnaan akan tetapi sebagai orang beriman wajib mengelingkan bahwa minimal kita bisa mendekati kesempurnaan tersebut.
Karena hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui segala amal ibadah kita dan yang berhak menilainya.
DEFINISI JATI DIRI
Tujuan akhir kita menghadap Allah SWT, sebab JATI DIRI itu wajah batiniah kita.
Wujud Ukhrawi kita. Seperti apakah kita di hari kiamat kelak masih manusiakah atau berbentuk binatang.
Karena umumnya kita belum bisa melihatnya secara kasat mata.
Mungkin nanti saat menghembuskan nafas yang terakhir disitu kita akan terbelalak seperti di dalam Firman Allah SWT Q.S.QAF (55):22
" MAKA KAMI SINGKAPKAN TIRAI YANG MENUTUP MATAMU DAN TIBA-TIBA MATAMU HARI INI MENJADI AMAT TAJAM"
Di dalam Hadist Rasulullah SAW yang dikutip dari Tafsir Mayma Al-Bayan 10:43 yang mengisahkan bagaimana wujud manusia pada hari kiamat kelak.
Pada suatu hari Muadz bin Jabal duduk di dekat Nabi SAW di rumah Ayub Al-Anshari.
Muadz bertanya "Ya Rasulullah apa yang dimaksud dengan ayat pada hari ditiupkan sangsakala dan kalian datang dalam bergolong-golongan?"
Q.S.An-Naba (78):18 Rasulullah SAW menjawab : "Hai Muadz kamu telah bertanya tentang sesuatu yang berat. Umatku akan dibangkitkan dalam 10 golongan. Allah SWT memilah mereka dari kaum muslimin dan mengubah bentuk mereka sebagian berbentuk monyet, sebagian berbentuk babi, sebagian lagi berjalan terbalik dengan kaki di atas dan muka di bawah lalu diseret-seret, sebagian lagi buta merayap-rayap, sebagian lagi tuli bisu tidak berpikir, sebagian lagi menjulurkan lidahnya yang mengeluarkan cairan menjijikan semua orang sebagian lagi mempunyai kaki & tangan terpotong, sebagian lagi disalibkan pada tonggak-tonggak api, sebagian lagi punya bau yang lebih menyengat dari bangkai, sebagian lagi memakai jubah ketat yang mengiyak-ngoyakan kulitnya".
Dari uraian tersebut diatas menunjukkan bahwa yang menentukan JATI Diri kita sekarang dan juga nanti adalah amal-amal kita. Dalam pandangan orang soleh, bentuk sejati/bentuk batin kita ini pun sudah nampak olehnya. Imam Ja'far (cucu Nabi generasi ke lima) pernah memperlihatkan kepada sahabatnya Abul Bashir saat musim haji, betapa banyaknya binatang berputar-putar disekitar Ka'bah (Tawaf).
Sedangkan yang terlihat sebagai manusia hanya sedikit sekali dan itupun tampak bagai kilatan cahaya.
Amal-amal kita, apapun itu yang baik/yang buruk, semua menjelma mewujud dan membentuk tubuh ukhrawi (wujud batiniah) JATI DIRI kita.
Semoga kita tidak menjadi binatng berbungkus manusia ......Naudzubillah Min dzaliq.
Apakah kita bisa tahu JATI DIRI kita sebelum ajal tiba??? Tentu bisa karena saya sendiri sudah tahu seperti apa JATI DIRI saya bahkan ibu saya juga sudah mengetahuinya. Umumnya orang bisa tahu untuk diri sendiri tidak bisa di dokumentasikan namun disini bisa dijadikan dokumentasi sehingga akan selalu mengingatkan kita untuk berbuat hal yang benar agar kita kembali menghadap Allah SWT itu seperti yang di dokumentasikan tersebut. Yang jelas kita terlahir dan diciptakan ALLAH SWT tersebut manusia tentu kembali harus menjadi manusia juga, biasanya sih lebih cantik atau lebih tampan dari wujud asli kita karena JATI DIRI itu adalah Sukma kita.
Bila ingin mengetahui JATI DIRI anda sekalian disini saya tidak akan menjelaskan lebih detil.
Silahkan anda mengkonsultasikan dengan saya untuk bersilahturahmi sebagai umat muslim karena persaudaraan itu hal yang disenangi oleh Allah SWT.
Anda bisa menghubungi saya di 087720917209 (Ratu Rosdiana)
saya mohon hubungi saya saat libur kerja hari Sabtu & Minggu dari jam 08.00-11.00 dan 14.00-15.00
Mohon maaf di luar jam tersebut saya tidak bisa karena saya harus beribadah kepada Allah SWT dan untuk hari biasa Senin-Jum'at sudah tentu saya bekerja sebagai manusia saya harus berusaha.